6. Dehidrasi
Dehidrasi atau kekurangan air dapat mempengaruhi produksi kolagen pada kulit. Saat tubuh kekurangan air, sintesis kolagen akan terganggu sehingga kulit kehilangan elastisitas dan mengendur.
7. Kurang tidur
Tidur yang cukup terbukti membuat tubuh menjadi lebih sehat dan juga berpengaruh pada kecantikan kulit.
Produksi kolagen ditemukan meningkat saat tidur. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan pelepasan kortisol, hormon yang dapat merusak kolagen dan menyebabkan kulit kendur.
8. Stres
Selalu dikaitkan dengan hormon kortisol, stres secara tidak langsung bisa menyebabkan kulit wajah kendur. Tubuh seseorang dapat memproduksi lebih banyak kortisol ketika merasa stres. Ini merusak kolagen dan mengurangi kesehatan kulit.












