Meningkatkan Asam Lambung
Bagi sebagian orang, khususnya yang memiliki riwayat maag atau masalah lambung, teh dapat menyebabkan peningkatan produksi asam lambung. Saat perut kosong setelah seharian berpuasa, mengonsumsi teh pekat saat berbuka bisa memicu rasa nyeri, mual, atau kembung.
Lonjakan Gula dari Teh Manis
Kebiasaan meminum teh manis saat berbuka juga perlu diperhatikan. Tambahan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti dengan rasa lemas setelahnya.
Untuk berbuka, lebih baik memilih air putih atau minuman hangat tanpa kafein terlebih dahulu, sebelum diiringi dengan makanan bergizi seimbang.
Boleh Saja, Asal Tidak Berlebihan
Meskipun begitu, bukan berarti teh harus sepenuhnya dijauhi selama Ramadan. Teh masih bisa dikonsumsi, asalkan tidak berlebihan dan tidak diminum dekat waktu makan utama.
Sebaiknya, teh diminum satu hingga dua jam setelah makan, agar tidak mengganggu penyerapan nutrisi. Pilihan teh yang rendah kafein atau teh herbal dapat menjadi alternatif yang baik.
Menjaga pola minum yang benar selama Ramadan sangat penting untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi, memiliki energi, dan mampu menjalani ibadah puasa dengan baik.











