“Kualitas iman seseorang itu terlihat dari bagaimana ia menunaikan sholat. Kalau sholatnya semangat, tandanya imannya kuat. Kalau biasa saja, imannya standar. Tapi kalau malas-malasan, itu berarti imannya lemah,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Dalam ceramahnya tersebut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dengan rinci bagaimana sholat dapat dijadikan alat untuk mengukur tingkat keimanan.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, seseorang yang menjalankan sholat dengan penuh semangat menunjukkan rasa cinta kepada Allah, yang menjadi tanda bahwa orang tersebut memiliki hubungan yang dekat dengan Sang Pencipta.
Sebaliknya, jika sholat dilakukan dengan perasaan biasa saja, maka iman seseorang cenderung berada pada tingkat yang standar.












