3. Penuhi kebutuhan cairan
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kekurangan cairan tubuh bisa membuat bayi tidak BAB. Kondisi ini terjadi karena sistem pencernaan bayi akan menyerap lebih banyak cairan dari makanan maupun minuman yang dikonsumsi, bahkan dari kotoran di ususnya. Akibatnya, kotoran bayi makin mengeras dan sulit dikeluarkan. Memberikan Si Kecil air putih dan susu sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh bayi akan cairan. Namun, Bunda perlu memperhatikan takaran pemberian air putih pada bayi agar sembelit bisa dicegah.
4. Memijat perut bayi
Memijat perut bayi dengan lembut juga bisa menjadi cara mengatasi bayi tidak BAB. Hal ini karena memberikan pijatan pada perut bayi dapat menstimulasi pergerakan usus, sehingga mempermudah BAB. Selain itu, Bunda juga bisa memandikan Si Kecil dengan air hangat untuk membuatnya jadi lebih relaks.
5. Melatih bayi aktif bergerak
Melatih bayi untuk banyak bergerak dapat membantu melancarkan pencernaannya. Bila Si Kecil sudah bisa merangkak, Bunda dapat mengajaknya melakukan permainan, seperti membuat gerakan melingkar dalam beberapa putaran.
Sementara itu, jika bayi belum bisa merangkak, baringkan bayi dalam posisi telentang dan bant menggerakkan kakinya seperti mengayuh sepeda. Itulah kelima cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi bayi tidak BAB. Namun, bila keluhan tidak membaik atau disertai dengan keluhan lain, seperti demam, rewel, BAB berdarah, dan ada lendir pada kotoran bayi, periksakan ke dokter agar ditangani dengan tepat.












