Tidak lama koki menyiapkan menu sate gurita yang dipesan. Sepiring sate gurita disertai lontong dan kuah kacang dibaluri kecep tersedia di meja. Aroma kuah kacang dan daging gurita menyentuh hidung, lapar tak terkalahkan.
Pelan-pelan sate pertama masuk ke mulut. Rasa bumbu yang kuat dan nikmat langsung memenuhi rongga mulut, manis, gurih dan pedas. Terasa kenyal daging gurita dalam setiap kunyahan, tidak ada rasa amis.
Satu persatu sate pindah ke perut diiringi obrolan makan bersama rekan-rekan tentu saja menjadi kebahagiaan tersendiri. Rasa lapar dan aroma yang membangkitkan selera menjadikan sepiring sate gurita pindah ke perut, ludes tak bersisa.












