Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meninjau langsung lokasi pembangunan jalan TMMD tersebut. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama membangun daerah.
“Kita ingin membangun Bengkulu Selatan ini secara bersama-sama. Jangan terpancing hoaks yang memprovokasi dan menebarkan kebencian,” kata Helmi.
Ia menegaskan, pembangunan di lakukan untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan haknya, termasuk pendidikan dan layanan kesehatan, tanpa membedakan latar belakang.
“Kita juga ingin, seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas dan hak nya sebagai warga negara. Oleh sebab itu, pemerintah hadir untuk memastikan hal tersebut betul-betul di peroleh masyarakat,” terangnya.
Untuk Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengalokasikan Rp11 miliar untuk program TMMD di empat desa, yakni Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis. Helmi juga memastikan program tersebut akan terus di lanjutkan dan bahkan di tambah.
“Program TMMD ini terus kita lanjutkan. Tahun ini insyaAllah akan kita tambahkan lagi sekitar Rp30 miliar dari APBD Provinsi,” ujarnya.
Selain meninjau pembangunan jalan, gubernur juga menyerahkan bantuan Baznas Micro Finance kepada masyarakat di Masjid Al Akhyar, Kecamatan Manna. Wajah bahagia terpancar dari para penerima bantuan yang terdiri dari kaum dhuafa dan anak yatim piatu.












