Alih-alih memberi perintah, orang tua dan pendidik disarankan untuk memberikan pilihan, melibatkan anak dalam pengambilan keputusan, dan membiarkan mereka mengajukan pertanyaan, bahkan ketika mempertanyakan otoritas atau kebiasaan lama.
“Rasa penasaran itu penting, karena dari situlah berpikir kritis berkembang,” ungkap Maudy.
Selain itu, respons terhadap usaha anak juga menjadi kunci. Pujian sebaiknya tidak bersifat umum, tetapi spesifik dan menghargai proses. Dengan begitu, anak akan lebih menghargai usaha, ketekunan, dan rasa ingin tahu dibandingkan sekadar hasil akhir.
Di akhir pembahasannya, Maudy Ayunda menyampaikan refleksi pribadinya. Sebagai seseorang yang mencintai dunia pendidikan, buku ini membuatnya berhenti sejenak dan berpikir ulang tentang makna belajar yang sesungguhnya.












