Lonjakan jumlah penonton juga berdampak langsung pada ekonomi daerah. Tingkat hunian hotel di kawasan Lombok Tengah dan sekitarnya mencapai lebih dari 90 persen selama pekan balapan, sementara sektor UMKM dan transportasi lokal mengalami lonjakan permintaan.
Priandhi Satria menegaskan bahwa keberhasilan Mandalika tidak hanya tercermin dari jumlah penonton, tetapi juga dari reputasi yang terus membaik di mata dunia.
“MotoGP di Mandalika kini telah menjadi agenda wajib dalam kalender wisata olahraga global. Pertumbuhan jumlah penonton ini adalah bukti kepercayaan dunia terhadap Indonesia,” tutupnya.












