3. Kategorikan Pengeluaran
Ini adalah langkah krusial dalam membuat anggaran. Lacak semua pengeluaran Anda selama minimal satu bulan, lalu kategorikan. Bedakan antara pengeluaran tetap, variabel, dan diskresioner, seperti kebutuhan dan keinginan.
4. Buat Rencana Anggaran
Setelah mengetahui pemasukan dan pengeluaran, saatnya membuat rencana alokasi dana. Kurangi total pengeluaran dari total pemasukan untuk melihat apakah Anda surplus atau defisit. Anda bisa menggunakan beberapa metode populer seperti 50/30/20, Zero-Based Budgeting, atau Envelope System.
5. Tinjau dan Sesuaikan Berkala
Anggaran pribadi bukanlah dokumen statis. Tinjau anggaran Anda setidaknya sebulan sekali. Bandingkan rencana dengan pengeluaran aktual, lalu lakukan penyesuaian jika ada perubahan.












