– Menyikat gigi selama 2-3 menit dengan pasta gigi berfluoride setelah berbuka dan sahur agar penumpukan plak dapat berkurang.
– Menggunakan alat bantu seperti floss dan sikat interdental setiap hari untuk menjangkau area yang sulit dibersihkan dengan sikat gigi.
– Menggunakan sikat lidah untuk mengurangi penumpukan bakteri di lidah serta memastikan kesehatan mulut tetap terjaga.
2. Perhatikan Konsumsi Makanan
Setiap makanan yang kita makan akan terurai di mulut dan diserap ke dalam aliran darah, kemudian berpindah ke paru-paru dan memengaruhi bau napas kita.
Makanan dengan aroma kuat, seperti bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah, sebaiknya dihindari saat berbuka puasa karena dapat memengaruhi bau mulut.
Selain itu, pastikan untuk minum setidaknya 2-3 liter air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu menghilangkan sisa-sisa makanan. Sebaiknya juga hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi, mengingat efek diuretiknya.
3. Sikat Gigi 30-60 Menit Setelah Berbuka
Banyak yang tidak sadar bahwa sebaiknya menunggu 30-60 menit setelah berbuka puasa sebelum menyikat gigi. Ini memberikan kesempatan bagi air liur untuk membersihkan sisa makanan secara alami dan mengembalikan tingkat pH mulut ke keadaan normal.












