<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Mungkin kamu penasaran tentang apa yang menyebabkan bau mulut saat berpuasa. Salah satu penyebab utamanya adalah pentingnya air liur dalam melindungi mulut serta mengurangi pertumbuhan bakteri. Namun, saat berpuasa, produksi air liur kita menurun, sehingga perlindungan terhadap bakteri penyebab bau mulut juga berkurang. Untungnya, setelah berbuka puasa, kelenjar ludah kembali aktif dan mulai melawan bakteri, sehingga bau mulut mungkin tidak akan terasa lagi. Bau mulut, yang secara medis dikenal sebagai halitosis, sering menjadi perhatian bagi banyak orang saat berpuasa. Kondisi ini bisa dipicu oleh kebiasaan perawatan gigi yang kurang baik atau bahkan sebagai indikasi adanya masalah kesehatan lainnya. <!--more--> Selain itu, jenis makanan yang kita konsumsi dan gaya hidup yang tidak sehat juga bisa memperburuk kondisi ini. Namun, tidak perlu khawatir! Ada beberapa cara untuk mengatasi bau mulut selama berpuasa: 1. Jauhi Kebiasaan Buruk dan Rawat Kebersihan Gigi Jika kamu tidak rajin menyikat atau membersihkan gigi, sisa makanan akan tertinggal di mulut, yang dapat memicu pertumbuhan bakteri pada sela gigi, gusi, dan lidah. Kebiasaan ini dapat menyebabkan bau mulut, sementara radang gusi akibat kurangnya perawatan gigi juga dapat menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut selama puasa dengan cara:<!--nextpage--> - Menyikat gigi selama 2-3 menit dengan pasta gigi berfluoride setelah berbuka dan sahur agar penumpukan plak dapat berkurang. - Menggunakan alat bantu seperti floss dan sikat interdental setiap hari untuk menjangkau area yang sulit dibersihkan dengan sikat gigi. - Menggunakan sikat lidah untuk mengurangi penumpukan bakteri di lidah serta memastikan kesehatan mulut tetap terjaga. 2. Perhatikan Konsumsi Makanan Setiap makanan yang kita makan akan terurai di mulut dan diserap ke dalam aliran darah, kemudian berpindah ke paru-paru dan memengaruhi bau napas kita. Makanan dengan aroma kuat, seperti bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah, sebaiknya dihindari saat berbuka puasa karena dapat memengaruhi bau mulut. Selain itu, pastikan untuk minum setidaknya 2-3 liter air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu menghilangkan sisa-sisa makanan. Sebaiknya juga hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi, mengingat efek diuretiknya. 3. Sikat Gigi 30-60 Menit Setelah Berbuka Banyak yang tidak sadar bahwa sebaiknya menunggu 30-60 menit setelah berbuka puasa sebelum menyikat gigi. Ini memberikan kesempatan bagi air liur untuk membersihkan sisa makanan secara alami dan mengembalikan tingkat pH mulut ke keadaan normal.<!--nextpage--> Jika kamu ingin menyikat gigi saat berpuasa, pastikan untuk tidak menelan pasta gigi atau obat kumur. Selamat menjalani ibadah puasa!