Saat pindah ke sisi lain gedung/bidang Rehabilitasi Medik, Senator kembali mendapat masukan dari Kepala Ruang Instalasi Rehabilitasi Medik, Rita Doverianti, S.STM., Kes.
Destita mengungkapkan kebutuhan mendesak unitnya yakni fasilitas playground atau taman bermain anak yang sangat di butuhkan untuk membantu membangun suasana hati anak sebelum menjalani terapi.
Menurutnya, terapi idealnya di lakukan setiap hari, namun dengan keterbatasan waktu layanan yang di tanggung BPJS hanya satu jam, kondisi psikologis anak sangat memengaruhi efektivitas terapi.
“Jadi para orang tua dan anak-anak yang menjalani terapi tidak punya ruang tunggu. Semoga dengan hadirnya Bu Senator, pimpinan dapat masukan untuk membenahi Playground tempat bermain akan,” harapnya.
Selain fasilitas, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Saat ini, tenaga terapi bicara dan terapi okupasi masing-masing hanya satu orang, sementara fisioterapi hanya dua orang meski gedung cukup besar.
Kebutuhan peningkatan kapasitas melalui pembaruan ilmu untuk terapi perilaku dan terapi ABA juga di nilai mendesak. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa pengajuan alat sudah di lakukan, namun masih menunggu realisasi.












