“Ini merupakan kali pertama di Sumatera ada zona kuliner di kawasan masjid. Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah secara vertikal, tetapi juga tempat berwisata kuliner yang aman dan sehat,” ungkap Wahyu.
Ia menambahkan bahwa ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan. Provinsi Bengkulu bahkan berhasil meraih peringkat 15 nasional destinasi wisata kuliner ramah muslim. Kanwil BI Bengkulu juga berkomitmen memperbaiki fasilitas serta memfasilitasi pembangunan landmark di lokasi Zona KHAS.
Peresmian zona kuliner ini turut di hadiri berbagai pihak, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hingga masyarakat umum. Acara di tutup dengan pemotongan nasi kunyit panggang ayam dan pengguntingan pita, kemudian di lanjutkan dengan peninjauan sejumlah tenant.












