Struktur pendidikannya di susun berjenjang, di mulai dari pendidikan dasar hingga menengah selama sekitar 10 tahun. Di akhir sekolah dasar, siswa mengikuti Primary School Leaving Examination (PSLE) yang menentukan jalur pendidikan menengah mereka. Pada tahap berikutnya, pelajar dapat memilih berbagai jalur, seperti Express dan Normal Academic yang mempersiapkan mereka menuju GCE O-Level, atau Normal Technical yang memiliki porsi praktik lebih besar.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, beberapa opsi terbuka: Junior College dengan program dua tahun bagi siswa berprestasi, Politeknik dengan program diploma tiga tahun berbasis industri, hingga institusi spesialis untuk bidang seni maupun olahraga. Kurikulum yang mereka jalani terkenal terstruktur, menonjolkan matematika, sains, dwibahasa, inovasi, hingga kewirausahaan.












