Selain penguatan bahasa asing, Pemkot Bengkulu juga menilai bahwa beberapa prinsip pendidikan Singapura dapat di adaptasi. Di antaranya pengembangan kualitas guru, kurikulum yang menekankan keterampilan praktis, serta penerapan meritokrasi dalam proses pembelajaran.
Dedy memastikan peningkatan mutu di lakukan secara bertahap dan terarah agar ber-impact pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ia juga meminta Dinas Pendidikan melanjutkan program evaluasi pembelajaran yang telah berjalan, termasuk Ujian Tobo Kito (UTK) untuk tingkat SD dan SMP.
“Program ini bentuk komitmen terhadap evaluasi berkelanjutan. Kita ingin potensi siswa tergali lebih dalam dan metode pengajaran bisa terus di perbaiki,” tambahnya.












