<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan berbagai upaya penataan untuk mempercantik wajah kota sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut dilakukan melalui penataan kawasan wisata Pantai Panjang, pengembangan ruang publik dengan hadirnya Belungguk Point, hingga pembenahan pasar-pasar tradisional. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, selain penataan kawasan tersebut, Pemkot Bengkulu juga berencana menghidupkan kembali kawasan Bengkulen Heritage yang merupakan kawasan kota lama. Revitalisasi akan di mulai dari kawasan Mes Pemda yang di rencanakan menjadi kantor Wali Kota Bengkulu, Kampung Cina, kawasan Barukoto, hingga area di depan rumah dinas Gubernur Bengkulu.<!--more--> Menurut Dedy, kawasan Bengkulen Heritage memiliki nilai sejarah yang tinggi karena pada masa lalu menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat perekonomian kota. Hal itu di buktikan dengan keberadaan Benteng Marlborough yang di bangun oleh Inggris di kawasan tersebut. “Kawasan Bengkulen Heritage ini adalah kota lama, kawasan legendaris Bengkulu. Dulu pusat pemerintahan dan pusat kota ada di sana. Inggris bahkan membangun benteng megah di kawasan itu,” ujarnya. Ia menambahkan, dengan di hidupkannya kembali kawasan kota lama tersebut, aktivitas ekonomi di harapkan kembali tumbuh dan bergerak. Pemerintah menargetkan kebangkitan Bengkulen Heritage dapat mendorong pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Kota Bengkulu.<!--nextpage--> Revitalisasi kawasan bersejarah ini di harapkan tidak hanya menjaga nilai sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi penggerak baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. (Firman Triadinata)