Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen memastikan warga kurang mampu tidak lagi hidup dalam keterbatasan akibat ketiadaan listrik. Di Kabupaten Seluma, tercatat sebanyak 267 rumah tangga menerima manfaat langsung dari program tersebut.
“Pemerintah hadir agar masyarakat hidup lebih layak dan bermartabat. Kami ingin tidak ada lagi warga Bengkulu yang hidup tanpa listrik,” tegasnya.
Salah seorang penerima manfaat, Hasdiana, mengungkapkan rasa haru dan syukurnya setelah rumahnya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri. Selama bertahun-tahun, ia bersama dua anaknya harus menumpang aliran listrik dari tetangga. Sebagai ibu tunggal, keterbatasan tersebut kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari.
“Dulu kami menumpang listrik tetangga. Sekarang rumah kami sudah terang sendiri. Alhamdulillah,” ucap Hasdiana dengan mata berkaca-kaca.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dan seluruh pihak yang telah merealisasikan program BPBL.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.
Program BPBL tidak hanya diharapkan mampu menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menyalakan harapan, mendorong kemandirian, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bengkulu secara merata. (Anggi Pranata)











