BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian PPN/Bappenas menggelar dialog bertajuk Memperkuat Kolaborasi Multipihak dalam Akselerasi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (25/2). Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah guna mendukung target nasional penurunan emisi serta penguatan ketahanan iklim melalui kolaborasi lintas sektor.
Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. T. Sambodo, menegaskan bahwa pembangunan rendah karbon merupakan bagian dari strategi nasional menuju Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat.
“Pembangunan rendah karbon bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan strategi transformasi ekonomi hijau yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan agenda tersebut sangat bergantung pada implementasi di daerah. Dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD, hingga APBD harus mengintegrasikan prinsip pembangunan rendah karbon agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, isu perubahan iklim sangat relevan bagi masyarakat Bengkulu yang bergantung pada sektor pertanian dan sumber daya alam.












