BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali melanjutkan program magang sambil bekerja ke Jepang pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya strategis daerah dalam membuka peluang kerja bagi pemuda Bengkulu, sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di tingkat internasional.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Syarifudin, mengatakan bahwa program magang ke Jepang telah menjadi agenda rutin pemerintah daerah dan akan terus dilaksanakan setiap tahun.
“Program magang pekerja ke Jepang ini, insya Allah, tetap berjalan setiap tahun,” ujar Syarifudin.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang mendorong perluasan akses kerja luar negeri bagi tenaga kerja asal Bengkulu. Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemprov Bengkulu menggandeng Bank Bengkulu dengan menyiapkan pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Berdasarkan arahan Pak Gubernur, Pemprov Bengkulu bersama Bank Bengkulu menyiapkan dana sebesar Rp10 miliar. Dana ini diperuntukkan bagi calon pekerja asal Bengkulu yang mengikuti program magang ke Jepang,” jelasnya.
Skema KUR ini diharapkan dapat membantu calon peserta dalam memenuhi kebutuhan biaya awal, sehingga tidak menjadi hambatan bagi pemuda Bengkulu yang ingin mengikuti program tersebut.












