<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Proses penyaluran Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2025 hampir seluruhnya rampung. Hingga akhir November, hanya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar yang masih menunggu pencairan, namun keduanya dipastikan telah masuk tahap finalisasi. Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Deki Zulkarnain, mengatakan bahwa sebagian besar partai politik telah menerima Banpol sesuai perolehan suara masing-masing. "Penyaluran Banpol hampir tuntas. Saat ini hanya PPP dan Golkar yang belum cair, tetapi keduanya sudah masuk tahap finalisasi," ujar Deki.<!--more--><!--nextpage--> Ia menjelaskan bahwa PPP masih menunggu penyelesaian administrasi terkait dokumen internal partai sebelum dana sebesar Rp 118 juta dapat di cairkan. Sementara Golkar masih mematangkan proses pembaruan SK kepengurusan menyusul pergantian ketua, sebelum seluruh dokumen dapat di teruskan untuk pencairan dana sekitar Rp 707 juta. "Seluruh persyaratan administrasi sudah di nyatakan lengkap dan tidak ada hambatan berarti. Proses pencairan sedang berlangsung, dan kami targetkan segera tuntas dalam waktu dekat," tambah Deki. Masih kata Deki, besaran Banpol di berikan berdasarkan jumlah suara sah yang di peroleh partai politik pada Pemilu terakhir, yakni Rp 3.500 per suara.<!--nextpage--> Berikut beberapa partai yang sudah menerima pencairan: 1. PKB: 94.428 suara, menerima sebesar Rp 330 juta 2. Gerindra: 115.960, menerima sebesar Rp 405 juta 3. PDI Perjuangan: 125.436 suara, menerima sebesar Rp 439 juta 4. NasDem: 99.312 suara, menerima sebesar Rp 347 juta 5. PKS: Rp 266 juta 6. Hanura: Rp 235 juta 7. PAN: 152.278 suara, menerima sebesar Rp532 juta 8. Partai Demokrat: 109.037 suara, menerima sebesar Rp 381 juta Banpol ini di harapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan politik dan operasional partai sesuai ketentuan perundang - undangan. "Kami pastikan semua partai menerima haknya sesuai mekanisme yang berlaku," tutupnya.<!--nextpage--> (Tri Yulianti)