Senada, Asmara Wijaya dari Bawaslu Provinsi Bengkulu mengapresiasi dukungan Pemkab BS dan menegaskan bahwa penguatan kelembagaan akan mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Narasumber lain, seperti Siti Fatimah Siagian dari DKPP RI, menekankan pentingnya menjaga integritas penyelenggara pemilu. Ia mengingatkan bahwa semua tingkatan penyelenggara, dari KPU hingga Panwaslu, dapat dilaporkan jika melanggar kode etik.
Selain itu, Cak Masykur dari APD menyoroti bahwa penguatan kelembagaan tidak cukup dari sisi struktur, tetapi juga harus dari sisi sumber daya manusia yang berintegritas dan profesional. Sinergi antara Bawaslu, Pemda, dan partisipasi publik dianggap sebagai kunci untuk mewujudkan pemilu yang bersih dan adil.(Renald)












