Ia mengatakan, sebelumnya kapal hanya mampu membawa muatan maksimal 2.000 hingga 2.500 kiloliter. Namun kini, kapal yang masuk telah dapat mengangkut 3.500 hingga 4.000 kiloliter per pengiriman.
“Kapal yang datang sekarang rata-rata bisa membawa 3.500 sampai 4.000 KL. Ini tentu otomatis membuat stok BBM di Terminal Pulau Baai jauh lebih aman, dan penyaluran ke SPBU maupun lembaga penyalur lainnya bisa lebih banyak,” tambahnya.
Tidak hanya di wilayah daratan Bengkulu, Farid juga memastikan bahwa stok BBM di Pulau Enggano dalam kondisi aman.
Bahkan pihaknya memastikan akan kembali mengirimkan pasokan BBM sebelum perayaan natal dan tahun baru.












