BENGKULUTERKINI.ID – Proyek pengendalian banjir di kawasan Tanjung Agung, Kota Bengkulu, hingga kini belum sepenuhnya rampung meski telah melewati masa kontrak. Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (BWSS) Bengkulu mengakui adanya keterlambatan pengerjaan, khususnya pada pembangunan rumah pompa dan pemasangan unit pompa.
SNVT PJPA BWSS VII Bengkulu, Shinta Marino, mengatakan bahwa secara umum pekerjaan fisik tanggul sebenarnya sudah selesai dan bahkan telah bisa dilalui kendaraan atau hot traffic. Namun, fungsi utama pengendalian banjir belum sepenuhnya berjalan karena masih ada beberapa item pekerjaan yang belum tuntas.












