KSOP, kata dia, akan berdiri di garda depan untuk menjaga agar sistem yang telah tertata tidak diganggu oleh intervensi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Dari tingkat nasional, Sekretaris Jenderal INKOP TKBM Indonesia, Viktoria Wewo, menilai kehadiran koperasi tandingan dapat mengganggu stabilitas pelabuhan sekaligus keamanan daerah.
Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak meniru praktik-praktik yang bertentangan dengan regulasi. Menurutnya, tugas bersama adalah menjaga dan meningkatkan sistem yang sudah berjalan baik, bukan justru merusaknya.
“Saya harap kejadian seperti di Padang tak terulang lagi di wilayah Indonesia mana pun. Diharapkan di Bengkulu ini tidak mencontoh kepada hal-hal yang salah. Regulasi sudah ada, semua pihak, semua regulator kiranya menjalankan aturan sesuai yang seharusnya dan tidak menimbulkan kegaduhan,” jelasnya.












