“Boleh datang ke Belungguk Point, tidak di larang. Yang di larang itu kalau euforia berlebihan. Kita juga harus menimbang perasaan saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang sedang berduka karena bencana banjir. Kita harus punya empati,” ungkapnya.
Secara khusus, Dedy juga mengingatkan generasi muda agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti konvoi kendaraan, pesta minuman keras, maupun tawuran.
“Kepada anak-anak muda, jangan konvoi-konvoi, jangan mabuk-mabukan, apalagi sampai tawuran,” pesannya.
Ia berharap masyarakat Kota Bengkulu dapat menutup Tahun 2025 dengan suasana yang damai dan menyambut Tahun Baru 2026 dengan ketenangan serta penuh harapan.












