Dengan berpindahnya pedagang ke dalam gedung PTM, diharapkan aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Hingga saat ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kota Bengkulu telah menyiapkan sekitar 160 unit kios di PTM. Proses pengundian lapak juga telah dilakukan guna memastikan pembagian tempat berdagang berlangsung secara adil dan transparan bagi seluruh pedagang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Kota Bengkulu Alex Periansyah menjelaskan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan penataan kawasan pasar. Sebanyak 88 lapak PKL yang menempati trotoar di sepanjang Jalan KZ Abidin 1, Kelurahan Kebun Dahri, akan direlokasi secara bertahap melalui program bertajuk “Relokasi Mandiri Camkoha.”
“Para pedagang membongkar dan memindahkan lapaknya sendiri secara sukarela, dengan dukungan penuh dari pemerintah kota. Besok pagi akan diawali dengan sarapan bersama Pak Wali Kota, camat, lurah, dan pedagang sebagai simbol kebersamaan agar relokasi berjalan lancar tanpa gesekan,” ungkap Alex.
Program serupa sebelumnya telah sukses dilaksanakan di kawasan Barukoto I dan Pasar Panorama, di mana puluhan lapak PKL dibongkar secara mandiri tanpa perlu tindakan penertiban paksa.












