3. Menghadap Kiblat Saat Berdoa
Ketika mendoakan almarhum, disunnahkan menghadap kiblat, serupa dengan posisi saat mendoakan jenazah. Peziarah juga dianjurkan membaca tasbih, takbir, tahmid, dan zikir selama doa untuk menambah pahala dan keberkahan.
4. Membacakan Doa untuk Almarhum
Doa untuk almarhum meliputi bacaan zikir, tasbih, takbir, tahmid, serta doa khusus, diakhiri dengan membaca surah Al-Fatihah. Hal ini sesuai sunnah dan menjadi wujud kasih sayang serta perhatian bagi mereka yang telah meninggal.
5. Membaca Ayat-Ayat Pendek dari Al-Qur’an
Peziarah dianjurkan membaca ayat-ayat pendek, seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, serta Al-Muawwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas). Hadis Al-Marwazi meriwayatkan dari Ahmad bin Hanbal:
“Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah Al-Fatihah, surah Al-Ikhlas, dan Al-Muawwidzatain. Jadikan pahalanya untuk mayat-mayat di dalam kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka.”
6. Hindari Duduk atau Menginjak Kuburan
Peziarah disarankan untuk tidak duduk, berdiri di atas, atau menginjak kuburan. Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah kalian salat (berdoa) kepada kuburan, dan janganlah kalian duduk di atasnya.”
Larangan ini dimaksudkan untuk menghormati jenazah dan menjaga akidah agar tidak terjadi pengagungan kuburan yang dapat menjerumuskan pada syirik.












