BENGKULUTERKINI.ID – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan SMPN 6 Bengkulu Selatan untuk memperkuat pembinaan karakter religius peserta didik. Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari sekolah.
Sejak hari pertama masuk di bulan Ramadan, suasana sekolah tampak lebih khusyuk. Para siswa yang beragama Islam mengikuti shalat Dhuha berjamaah, pembacaan Surah Yasin bersama, hafalan ayat-ayat pendek khusus hari Rabu dan Kamis, serta latihan kultum setiap hari Jumat.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dilaksanakan di lapangan sekolah maupun di ruang kelas. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dimulai sekitar 30 menit sebelum pelajaran pertama dimulai, dengan pendampingan langsung dari para guru, khususnya guru Pendidikan Agama Islam yang memandu tadarus dan memberikan penjelasan singkat mengenai kandungan ayat yang dibaca.
Kepala SMPN 6 Bengkulu Selatan, Roni Sastiawan, M.Pd, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa sekaligus tindak lanjut instruksi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan selama Ramadan.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk membentuk karakter siswa. Melalui kegiatan tadarus, shalat berjamaah, dan kultum, siswa tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna, melatih disiplin, serta membangun kepercayaan diri,” ujarnya, Kamis
26 Februari 2026.











