Kompol Jery juga menambahkan bahwa kegiatan pangan murah ini bukan hanya sekadar penjualan, tetapi bagian dari strategi untuk mengantisipasi gejolak harga.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar. Langkah ini juga untuk menekan potensi inflasi dan menjaga ketahanan pangan di Bengkulu,” tegasnya.
Melalui GPM ini, masyarakat bisa mendapatkan beras 5 kg dengan harga Rp 60 ribu, minyak goreng 1 liter Rp 15.500, dan gula pasir 1 kg Rp 17.500. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran saat ini.
Program pangan murah ini tidak hanya ditujukan untuk mengendalikan inflasi daerah, tetapi juga menjadi bentuk sinergi kepolisian dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial. Polda Bengkulu berharap langkah ini dapat ditiru oleh instansi lain agar lebih banyak warga terbantu.(Anggi)












