BENGKULUTERKINI.ID – Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, memaparkan gagasan “Green Demokrasi” dalam diskusi publik yang digelar Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Provinsi Bengkulu, Selasa (17/2/2026), di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Bengkulu.
Kegiatan tersebut di hadiri mahasiswa pencinta alam dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Bengkulu, organisasi kepemudaan seperti IPM, HMI, GMNI, serta para jurnalis lingkungan. Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus pada keterkaitan antara demokrasi, pembangunan, dan krisis ekologis.
Dalam paparannya, Sultan menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh lagi di pisahkan dari isu keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, sistem politik harus mampu melahirkan kebijakan yang tidak hanya menguntungkan generasi saat ini, tetapi juga menjamin hak generasi mendatang atas lingkungan yang sehat.
“Demokrasi tidak boleh hanya berhenti pada kontestasi kekuasaan. Demokrasi harus melahirkan kebijakan yang adil terhadap alam dan manusia sekaligus,” tegas Sultan.
Ia menjelaskan, konsep Green Demokrasi telah di tuangkan dalam sebuah buku yang menjadi refleksi perjalanan pemikiran dan pengalamannya di dunia politik. Gagasan tersebut, kata dia, merupakan tawaran paradigma baru dalam sistem demokrasi Indonesia.












