KOTA MANNA, BENGKULUTERKINI.ID – Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali mencuat di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan. Yeni, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Perumahan Businda, Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, resmi melaporkan suaminya berinisial TT ke polisi pada Selasa pagi (17/2/2026).
Laporan ini dipicu oleh tindakan kekerasan fisik yang dialami korban. Akibat kejadian tersebut, Yeni menderita luka lebam di bagian tangan kanan, tangan kiri, serta kaki kanan akibat pukulan dan tendangan pelaku menggunakan tangan kosong.
Menceritakan kronologi kejadian, Yeni mengaku serangan tersebut terjadi secara membabi buta. Pelaku bahkan sempat mengincar bagian kepala korban, namun berhasil ditangkis.
“Dia mau tinju kepala, tapi saya halangi pakai tangan, jadi tangan saya yang kena pukul,” ujar Yeni dengan nada bergetar saat memberikan keterangan di Mapolres Bengkulu Selatan, Selasa (17/2).
Tidak hanya kekerasan tumpul, Yeni juga mengaku sempat digigit oleh pelaku pada bagian punggung. Meski bekas luka gigitan mulai memudar, rasa trauma mendalam masih menghantui dirinya.
Diduga Kesal Perselingkuhan Terungkap
Yeni menduga motif kekerasan ini berawal dari rasa kesal pelaku lantaran hubungan gelapnya dengan wanita lain terbongkar. Menurut Yeni, suaminya sebenarnya telah mengakui perselingkuhan tersebut di hadapan keluarga besar kedua belah pihak.










