“Petugas kami di siagakan di pos kesehatan pada titik-titik terdampak banjir untuk mengantisipasi berbagai masalah kesehatan yang mungkin di alami masyarakat,” ujar Nelli.
Ia menjelaskan, seluruh layanan kesehatan yang di berikan di posko tersebut dapat di akses secara gratis oleh warga terdampak. Masyarakat yang merasa kondisi kesehatannya terganggu di imbau tidak ragu mendatangi pos pelayanan terdekat.
Menurut Nelli, banjir berpotensi memicu munculnya sejumlah penyakit, seperti flu, demam, malaria, hingga diare. Oleh karena itu, kewaspadaan dan penanganan sejak dini menjadi fokus utama Dinkes.












