“Data menunjukkan kecelakaan lalu lintas meningkat, termasuk jumlah korban meninggal dunia. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menekan angka tersebut,” tegasnya.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan operasi, Polda Bengkulu melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait. Sinergi lintas instansi dilakukan bersama Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Balai Transportasi, Polisi Militer, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Kami bersama seluruh stakeholder berkomitmen menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman, sehingga Bengkulu dapat menjadi daerah dengan tingkat pelanggaran dan kecelakaan yang semakin menurun,” pungkas Dicky. (Anggi Pranata)












