2. Gunakan Air Cucian Beras
Air cucian beras atau air tajin adalah cara tradisional yang bisa efektif untuk mengurangi bau asam dan lendir.
Setelah dicuci bersih, rendam kolang kaling dalam air cucian beras selama 30 menit hingga dua jam. Pastikan semua bagian terendam. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih sebelum diolah. Cara ini dianggap ampuh dan praktis karena menggunakan bahan yang mudah didapat di dapur.
3. Rebus Dua Kali untuk Hasil yang Lebih Baik
Teknik rebusan yang berulang juga sangat penting. Rebus kolang kaling dalam air mendidih selama sekitar 15 menit untuk mengeluarkan getah dan sisa asam. Buang air rebusan pertama yang biasanya keruh dan berbuih.
Selanjutnya, rebus lagi dengan air bersih mulai dari suhu dingin hingga mendidih sampai kolang kaling menjadi empuk. Metode merebus dua kali ini membantu memastikan kolang kaling bersih, lembut, dan bebas dari rasa kecut.
4. Tambahkan Gula dan Bahan Aromatik
Untuk meningkatkan rasa, tambahkan gula saat perebusan yang kedua. Selain memberi rasa manis, gula juga berfungsi menetralkan sisa asam.
Agar lebih harum, tambahkan daun pandan, daun jeruk, atau kayu manis ke dalam rebusan. Bahan aromatik ini bisa menyamarkan bau asam sekaligus meningkatkan cita rasa kolang kaling sebelum diolah menjadi kolak, manisan, atau campuran es buah.












