Setelah itu, Pemkot akan mempercantik wajah kota melalui pembenahan fasilitas publik yang selama ini kurang terawat agar lebih estetis dan fungsional.
Tak hanya itu, rencana strategis juga menyasar pemindahan pusat perkantoran pemerintahan. Pada 2026 ini, Kantor Wali Kota Bengkulu ditargetkan resmi pindah ke kawasan Mess Pemda.
Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali kawasan lama dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Revitalisasi kawasan bersejarah Kampung Cina juga menjadi perhatian. Kawasan tersebut akan dihidupkan kembali sebagai pusat ekonomi masyarakat.
Selain itu, penataan ulang Pasar Minggu serta upaya pengambilalihan lahan sengketa di Mega Mall dan PTM (Pasar Tradisional Modern) dilakukan untuk memaksimalkan perputaran ekonomi daerah.
Pembangunan pun tidak lagi berfokus di pusat kota. Pemerintah berkomitmen menyentuh kawasan lain, termasuk penataan pedagang agar tidak lagi berjualan di badan jalan demi menjaga ketertiban umum dan kenyamanan warga.
Di sektor kesehatan, Pemkot merencanakan pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa di kawasan perbatasan seperti Betungan.
Sementara itu, proyek Berkotose 1 dan 2 yang saat ini telah mencapai progres 80 persen ditargetkan rampung tahun ini.
Plt Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Yudiya Hasana Putra, menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini menjadi langkah strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat secara transparan dan akuntabel.












