Menurutnya, semangat “Bantu Rakyat” yang menjadi visi Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian bukan hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui penyampaian informasi yang akurat dan menampung aspirasi masyarakat.
“Bagaimana aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik melalui media penyiaran, itu juga bagian dari membantu rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu, Nelly Alessa, berharap komisioner yang baru dapat segera menjalin sinergi dengan perangkat daerah, khususnya dalam mendukung berbagai agenda komunikasi publik pemerintah.
“Kami berharap koordinasi dan sinergi dapat segera terbangun agar pelaksanaan tugas KPID periode 2026–2029 berjalan optimal,” ujarnya.
Adapun tujuh anggota KPID Provinsi Bengkulu yang dilantik yakni Amrozi, Halid Syaifullah, Henny Sulistiawati, Muhammad Misbach, Herdyan Adi Kusuma, Riski Valentika, dan Tedi Cahyono.
Dengan formasi baru ini, KPID Bengkulu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan terhadap isi siaran, menjaga etika penyiaran, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan informasi yang sehat, mendidik, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Anggi Pranata)












