BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu resmi meluncurkan kegiatan religius inovatif bertajuk “Asmara Subuh” di kawasan Pantai Panjang, Jumat (27/2). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kota Bengkulu ini berlangsung khidmat dengan kehadiran ribuan peserta, mulai dari pelajar dan guru hingga masyarakat umum.
Program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk merebut ruang publik dengan aktivitas positif, sekaligus membudayakan kebiasaan membaca Al-Qur’an usai salat subuh, khususnya bagi generasi muda.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengubah pola aktivitas pagi masyarakat agar lebih produktif dan bernilai ibadah.
“Asmara Subuh bukan sekadar seremoni, tetapi gerakan bersama agar waktu pagi diisi dengan manfaat. Kami ingin pelajar memiliki ruang positif untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an,” jelas Nina.
Suasana Pantai Panjang yang biasanya menjadi titik kumpul pagi hari, kini bergema dengan lantunan ayat suci. Para peserta duduk berkelompok dengan latar belakang panorama laut yang tenang, menciptakan harmoni antara alam dan spiritualitas.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyebut momen ini sebagai sejarah baru. Menurutnya, selama ini istilah “Asmara Subuh” sering kali identik dengan aktivitas hura-hura atau perilaku negatif remaja setelah subuh. Kini, Pemkot Bengkulu membalikkan stigma tersebut menjadi gerakan mengaji massal.












