Setelah itu, menjamin kebersihan sampah setelah pasar usai. Dan akan ada petugas yang berjaga agar tidak ada parkir liar atau gangguan keamanan.
Pasar Subuh biasanya jadi incaran emak-emak karena harganya lebih murah. Produk yang dijual rata-rata masih segar karena langsung dari petani atau produsen, sehingga distribusi pangan jadi lebih cepat dan murah.
“Ini adalah langkah konkret agar pedagang tetap bisa mencari nafkah, tapi ketertiban umum tetap terjaga,” ujar Eddy Apriyanto.
Dengan adanya zonasi yang jelas, diharapkan tidak ada lagi istilah “kucing-kucingan” antara pedagang dan petugas.
Kawasan Panorama pun diharapkan bisa jadi ikon belanja pagi yang nyaman bagi warga Kota Bengkulu. (Firman Triadinata)












