Hal tersebut juga berlaku pada jus yang tidak dipasteurisasi yang rentan tercemar oleh bakteri. Untuk meminimalisir risiko infeksi ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang telah dipasteurisasi atau jus olahan sendiri yang terjamin higienis.
9. Kafein
Meskipun sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein dalam jumlah sedang diperbolehkan dalam masa kehamilan. Ada baiknya untuk menghindari kafein selama trimester pertama untuk mengurangi risiko keguguran.
Kandungan kafein yang kamu konsumsi selama hamil harus dibatasi kurang dari 200 mg per hari selama kehamilan. Takaran ini setara dengan 1 cangkir kopi 12 ons.Kamu juga perlu memperhatikan produk seperti soda, cokelat, atau minuman berenergi yang mungkin menjadi favoritmu karena bisa jadi mengandung kafein.
Kafein dapat menghilangkan cairan dan kalsium dari tubuh. Penting bagi kamu untuk minum banyak air, jus, dan susu daripada minuman berkafein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sejumlah besar kafein dikaitkan dengan keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan gejala withdrawal pada bayi.
10. Alkohol
Tidak ada jumlah atau kadar alkohol yang dinilai aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Oleh karena itu alkohol mutlak harus dihindari selama kehamilan.











