Kebijakan ini mendapat perhatian publik karena menunjukkan sikap kepemimpinan yang mengedepankan empati dan dialog.
Pemerintah Kota Bengkulu tetap menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan, namun di saat yang sama juga membuka ruang pembinaan bagi para petugas lapangan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Dengan pencabutan laporan tersebut, Pemkot Bengkulu berharap seluruh aparatur, termasuk petugas kebersihan, dapat bekerja lebih profesional serta menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan kota. (Firman Triadinata)












