“Ya saya senang kalau Kadis di kota ini berpikir inovasi, punya kreativitas, bukan dengan mengeluh, tapi dengan kreativitas,” ujar Dedy.
Menurutnya, ada mobil yang sebelumnya tidak bisa lagi di gunakan, namun berkat kreativitas jajaran Damkar, kendaraan tersebut kembali berfungsi seperti baru. Bahkan, persoalan kekurangan tangki mobil pemadam dapat di atasi melalui kolaborasi dengan pihak lain.
“Ada orang baik, Pak Dan Lanal, punya tangki yang tidak terpakai, maka beliau hibahkan untuk Damkar,” ungkapnya.
Dedy menilai, pola pikir seperti ini seharusnya menjadi contoh bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Jika semua pejabat memiliki rasa tanggung jawab dan kreativitas yang sama, maka tidak akan ditemukan kendaraan dinas yang rusak dan tidak terawat.












