Ia pun mengaku sangat marah jika menemukan mobil dinas dalam kondisi amburadul akibat kelalaian pemegangnya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan tidak adanya rasa memiliki dan rasa syukur.
“Saya marah betul kalau ada diberi kepercayaan pegang mobil dinas, mobilnya rusak, amburadul, karena tidak ada rasa memiliki,” tegasnya.
Dedy bahkan memperingatkan akan menarik langsung kendaraan dinas yang tidak dirawat dengan baik. Ia mengibaratkan mobil dinas seperti mobil sewaan yang seharusnya dijaga kondisinya.
“Dikasih gratis, dipakai, tidak juga dirawat. Itu tidak bersyukur,” katanya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menginstruksikan seluruh pejabat pemegang kendaraan dinas agar merawat mobil tersebut seperti milik pribadi.











