KOTA BENGKULU, BENGKULUTERKINI.ID – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengusulkan pembangunan aplikasi layanan publik terintegrasi di Kota Bengkulu, usai mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2025 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Singapura. Aplikasi ini ditargetkan dapat menjadi pilot project nasional pertama di Indonesia.
Walikota Dedy Wahyudi merupakan satu dari 25 kepala daerah yang terpilih mengikuti KPPD 2025. Program yang berlangsung selama dua pekan di Jakarta dan Singapura tersebut memberikan banyak pengalaman penting, khususnya dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.












