“Jika tokoh yang di segani sudah turun tangan, massa biasanya akan bubar secara tertib. Kita pegang tokoh-tokoh yang punya pengaruh tersebut,” jelas Walikota.
Sebagai bagian dari upaya memberi rasa aman, Forkopimda berencana mengadakan kegiatan “Ngopi Bareng” atau “Buka Puasa Bersama” di kawasan yang di nilai rawan.
Langkah ini di harapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa Kota Bengkulu tetap dalam kondisi kondusif untuk beraktivitas maupun beribadah. (Firman)












