Saat penertiban berlangsung, petugas mendapati sejumlah teko berisi minuman keras, empat perempuan yang diduga sebagai pemandu hiburan, serta beberapa warga yang tengah mengonsumsi miras di lokasi. Situasi sempat memanas ketika sejumlah pengunjung melarikan diri, meninggalkan empat unit sepeda motor di tempat kejadian.
Untuk menghindari amuk massa, kendaraan tersebut langsung diamankan dan dititipkan ke Mapolsek Muara Bangkahulu.
“Pengamanan kendaraan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti aksi pembakaran oleh warga yang emosi,” tambahnya.
Setelah diberikan pemahaman dan imbauan kamtibmas, warga yang sempat berkumpul akhirnya membubarkan diri. Penertiban pun berlangsung aman dan tertib.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan menyampaikan setiap persoalan melalui jalur hukum. Ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Jika ada gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110,” tegasnya.
Selama Ramadan, Polresta Bengkulu memastikan intensitas patroli dan penertiban penyakit masyarakat akan terus ditingkatkan, demi menciptakan suasana ibadah yang aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. (Anggi)












