“Wilayah yang perlu di waspadai antara lain Bengkulu, Lampung, Banten, NTB, Papua Tengah, DKI Jakarta, Jawa, Bali, Maluku, dan NTT. Dampaknya bisa langsung maupun tidak langsung,” sebur Teuku Faisal Fathani.
Menanggapi peringatan tersebut, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan langkah antisipatif, terutama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor melalui Forkopimda.
“Ini adalah rapat kesiapsiagaan yang di pimpin Menko Polhukam dan Mendagri terkait kesiapan Nataru dan mitigasi bencana. Forkopimda di minta solid dalam pemantauan apabila terjadi hal yang tidak di inginkan. Mudah-mudahan potensi ini tidak berdampak besar ke Bengkulu,” ujar Mian.












