Ia menambahkan bahwa Pemprov akan terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan seluruh perangkat daerah siap bergerak cepat bila terjadi kondisi darurat.
Pada kesempatan yang sama, Wamenko Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika akhir tahun, terutama dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi cuaca ekstrem.
“Kesiapsiagaan Forkopimda menuntut adanya penguatan lintas sektor selama akhir tahun, baik terkait keramaian, objek vital, maupun rumah ibadah, demi mencegah berbagai potensi permasalahan,” tegasnya.
Pemerintah mengimbau masyarakat Bengkulu untuk tetap waspada, rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, serta menghindari aktivitas berisiko di wilayah rawan bencana selama periode pertumbuhan bibit siklon tropis.












