2. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Cuka nanas mengandung enzim bromelain yang bermanfaat untuk memecah protein dalam makanan, mempercepat proses penyerapan nutrisi di saluran cerna. Enzim ini juga bisa meredakan gejala gangguan pencernaan, seperti perut kembung dan mulas.
Selain itu, kandungan asam asetat dalam cuka nanas dapat meningkatkan keasaman lambung, membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih efisien dan menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya di usus.
3. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal
Cuka nanas dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil berkat kandungan asam asetatnya, yang memperlambat proses pemecahan karbohidrat menjadi gula di usus. Hal ini mengurangi lonjakan kadar gula darah setelah makan.
Selain itu, asam asetat juga dapat meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap insulin, sehingga tubuh lebih efisien dalam mengelola kadar gula darah.
4. Mengurangi Peradangan
Cuka nanas juga mengandung enzim bromelain, flavonoid, dan saponin yang memiliki sifat anti-inflamasi.
Senyawa-senyawa ini dapat membantu mencegah berbagai jenis peradangan dalam tubuh, termasuk peradangan pada sendi, saluran cerna, serta peradangan yang disebabkan oleh infeksi atau alergi.












