Setelah nanas berada di dasar wadah, tiriskan potongan nanas hingga hanya tersisa cairannya. Cairan ini adalah cuka nanas yang masih dalam tahap awal.
Pindahkan cairan tersebut ke dalam wadah kaca yang ditutup dengan kain tipis dan biarkan fermentasi lagi selama 1 hingga 2 minggu. Pada tahap ini, rasa asamnya akan semakin kuat, dan cuka akan matang secara bertahap.
Setelah Anda puas dengan rasa asamnya, cuka nanas siap digunakan. Tuang ke dalam botol bersih, tutup rapat, dan simpan di tempat sejuk atau di dalam lemari es.
Untuk memanfaatkan manfaat cuka nanas, Anda bisa mengonsumsinya dengan mencampurkan 2 sendok makan cuka nanas ke dalam segelas air, lalu minumlah pada pagi hari sebelum makan.
Selain itu, cuka nanas bisa Anda gunakan sebagai saus salad atau dalam campuran jus dan smoothie.
Namun, perlu diingat bahwa konsumsi cuka nanas sebaiknya tidak berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi cuka, termasuk cuka nanas dan cuka apel, dapat mengikis enamel gigi dan meningkatkan kerentanan gigi terhadap rasa sakit.
Selain itu, cuka nanas juga dapat menyebabkan iritasi lambung serta memperburuk kondisi gastroesophageal reflux dan sakit maag jika dikonsumsi terlalu sering.
Sebelum menggunakan cuka nanas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter melalui chat untuk memastikan bahwa konsumsi tersebut aman bagi kondisi kesehatan Anda.












