Menariknya, program ini juga memiliki misi sosial. Donasi dari para viewers tidak hanya menjadi dukungan moral, tetapi turut di kumpulkan dan di salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk sembako, takjil, dan bantuan lainnya.
Meski begitu, keterbatasan alat dan fasilitas masih menjadi tantangan. Durasi 12 jam di pilih bukan tanpa alasan menyesuaikan kemampuan perangkat dan sumber daya yang ada. Namun justru dalam keterbatasan tersebut, “Beghusik Ghumah Nggi” tumbuh sebagai wadah berbagi cerita dan energi positif bagi anak muda maupun masyarakat luas.
Tamu yang hadir pun beragam, mulai dari influencer, pengusaha, hingga perwakilan pemerintah. Bahkan, jadwal undangan di sebut telah penuh hingga H-3 Lebaran.
Season terbaru ini resmi di mulai pada 1 Maret 2025, bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Bagi warganet yang ingin menyaksikan keseruannya, siaran dapat di ikuti melalui kanal TikTok @Virgyatakk dan Instagram @virgyatak. Seluruh rangkaian kegiatan di siarkan secara langsung, memungkinkan penonton terlibat aktif melalui kolom chat.
Dengan konsep santai namun berdampak, “Beghusik Ghumah Nggi” membuktikan bahwa live streaming bukan hanya soal durasi panjang, tetapi tentang membangun kedekatan, menghadirkan inspirasi, dan menciptakan ruang digital yang terasa seperti rumah sendiri. (Anggi)
Page 2 of 2












